Struktur Akar
Setiap tetes air di dalam daun pernah berada di dalam tanah. Perjalanannya dimulai di tempat yang tidak pernah kita lihat.
Kalau sebuah tumbuhan dicabut hati-hati lalu akarnya dicuci, yang terlihat bukan sekadar benang cokelat. Di dekat setiap ujung akar ada bagian yang tampak berbulu halus seperti beludru. Bulu-bulu itulah rambut akar, dan hampir seluruh air yang masuk ke tumbuhan lewat dari situ.
Menariknya, rambut akar hanya ada di bagian akar yang masih muda. Bagian akar yang sudah tua dan berkulit tebal justru hampir tidak menyerap apa pun. Artinya, akar harus terus tumbuh memanjang untuk terus menemukan tanah baru yang masih basah.
Bagian-bagiannya
Pilih sebuah bagian untuk menyorotnya pada gambar.
Proses
Perjalanan setetes air
Air tidak melompat langsung ke pembuluh. Ia melewati empat tahap, dan setiap tahap punya alasannya sendiri.
Diagram penampang melintang akar muda. Dari luar ke dalam berturut-turut terdapat rambut akar yang menjulur dari lapisan epidermis, kemudian korteks yang tebal dengan sel-sel renggang, dan di bagian tengah terdapat silinder pusat berisi pembuluh xilem dan floem. Di ujung akar terdapat tudung akar yang melindungi zona pemanjangan.
Kenapa bentuknya begitu?
Tiga hubungan pada akar yang paling menjelaskan cara kerjanya. Perhatikan bahwa fungsi selalu datang dari ciri, bukan langsung dari namanya.
Struktur
Rambut akar
Ciri
Memperluas permukaan yang bersentuhan dengan tanah
Fungsi
Penyerapan air dan mineral menjadi jauh lebih banyak
Air hanya bisa masuk lewat permukaan yang menyentuh tanah. Satu akar berbentuk batang polos punya permukaan sempit, tetapi akar yang ditumbuhi ribuan rambut halus punya permukaan berkali-kali lipat lebih luas tanpa perlu menjadi lebih besar.
Struktur
Tudung akar (kaliptra)
Ciri
Lapisan sel terluar yang terus terkikis dan terus diganti
Fungsi
Ujung akar yang masih muda terlindungi saat menembus tanah
Bagian ujung akar berisi sel-sel muda yang mudah rusak. Kaliptra bekerja seperti helm yang rela aus: selnya terkelupas oleh gesekan tanah, lalu segera diganti dari dalam.
Struktur
Akar tunggang yang tebal dan menghunjam dalam
Ciri
Menjangkau lapisan tanah yang jauh lebih dalam
Fungsi
Tumbuhan berkayu tetap kokoh dan tetap dapat air saat kemarau
Lapisan tanah atas paling cepat mengering. Akar yang menembus dalam masih menemukan air ketika permukaan sudah kering, sekaligus menahan pohon besar agar tidak tumbang diterpa angin.
Kenapa akar tumbuh ke bawah?
Akar tidak mencari tanah, tetapi merespons gravitasi. Sel-sel di tudung akar mampu mendeteksi arah tarikan bumi, lalu pertumbuhan sisi atas dan sisi bawah akar dibuat tidak sama cepat. Akibatnya ujung akar membelok ke bawah. Gerak tumbuh yang mengikuti gravitasi ini disebut geotropisme positif.
Kalau sebuah kecambah diletakkan miring, dalam beberapa jam akarnya akan membelok ke bawah dan batangnya membelok ke atas, meskipun tidak ada yang memindahkannya. Arah tumbuh itu ditentukan dari dalam, bukan oleh letak tanah atau cahaya.